15 June 2021

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo

Jl. Basuki Rahmad No. 20 A Probolinggo Jawa Timur

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Masih Perlukah Diakreditasi ?

3 min read

MAYANGAN – Pendidikan merupakan komponen terpenting dalam meningkatkan sumber daya manusia indonesia, baik pendidikan formal yang terstruktur, maupun pendidikan non formal juga sangat berkontribusi dalam meningkatkan sumber daya manusia di Indonesia.

Kota Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat intens untuk melakukan pembinaan terhadap lembaga PAUD. Senin, 12 April 2021 digelar kegiatan pembinaan dan manajemen PAUD untuk Pendidikan Anak Usia Dini Kota Probolinggo tahun 2021. Kegiatan tersebut diikuti oleh 226 orang peserta terdiri dari lembaga TK 112 orang, lembaga KB (Kelompok Bermain) 102 orang, lembaga TPA (Tempat Penitipan Anak) 12 orang. Mengingat banyaknya peserta dan juga mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir, maka kegiatan dilaksanakan bertahap selama 2 hari dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Yang membuat acara ini tidak biasa adalah hadirnya Walikota Probolinggo dan Ketua Komisi 1 dalam kegiatan tersebut. Walikota hadir untuk memberikan pembinaan langsung, sedangkan Ketua Komisi 1 didapuk untuk menjadi narasumber.

Dalam laporannya H. Moch. Maskur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk mengetahui sejauh mana lembaga terakreditasi dan lembaga dalam proses akreditasi berperan penuh terhadap majunya pendidikan di kota probolinggo sehingga menjadikan kota probolinggo menjadi lebih baik dan sejahtera terutama pada sektor pendidikan. Tema yang diusung adalah Meningkatkan Akreditasi Lembaga PAUD Menuju Kota Probolinggo Yang Lebih Baik dan Sejahtera.

Sementara Walikota Probolinggo dalam sambutannya menyampaikan bahwa akreditasi merupakan salah satu indikator mutu dan referensi dalam mengambil keputusan untuk berbagai kebutuhan termasuk peningkatan mutu pada masa akreditasi yang akan datang serta untuk pemetaan mutu pendidikan.

Terdapat 8 standar ukuran pencapaian pendidikan anak usia dini yaitu :

  1. Standar tingkat pencapaian perkembangan anak;
  2. Standar isi;
  3. Standar proses;
  4. Standar penilaian;
  5. Standar pendidik dan tenaga kependidikan;
  6. Standar sarana dan prasarana;
  7. Standar pengelolaan; dan
  8. Standar pembiayaan

Masih menurut Walikota, delapan standar tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini, dan menjadi acuan baku dalam pengembangan, implementasi, dan evaluasi kurikulum PAUD. Standar PAUD juga menjadi dasar pemerintah dalam melakukan penjaminan mutu PAUD. Dengan itu pula dapat terlihat integritas pendidikan terhadap kesejahteraan dan kemajuan suatu daerah di bidang pendidikan.

“Manajemen kelembagaaan itu sangat penting bagi bagi lembaga PAUD. PAUD sebagai pondasi pendidikan karakter. Kalau pondasinya bagus dan kuat maka ke jenjang yang lebih atas akan mengikuti yang sudah dibangun pada pendidikan Paud,” terang Walikota  Probolinggo.

Dalam kesempatan itu juga ada penandatanganan NPHD, BOP daerah dan BOSDA bagi sekolah swasta. Di samping itu, juga ada penyerahan santunan BPJS pada dua orang guru TPQ yang meninggal. Santunan diserahkan langsung oleh Walikota.

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Slamet Hariyanto, menyampaikan bahwa akreditasi memang sangat penting dan lembaga dituntut secara administrasi harus lebih baik, maka dari itu seksi kelembagaan dan sarana prasarana melaksanakan kegiatan pembinaan lembaga PAUD se-Kota Probolinggo sebagai persiapan akreditasi tahun 2021.

“Kami berharap di tahun 2021 lembaga PAUD yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo sudah terakreditasi,” terang Atmari, Kasi Kelembagaan dan sarpras.

Ketua komisi 1 DPRD Kota Probolinggo, Moh. Jalal memberikan penekanan terhadap lembaga PAUD agar memenuhi  delapan Standar Nasional Pendidikan.

“Manajemen sangat penting bagi lembaga untuk meningkatkan mutu pendidikan. Manajemen adalah seni menggerakkan segala daya dan upaya dengan memanfaatkan fungsi manajemen planning, organizing, actuating, dan contolling untuk mencapai tujuan. Akreditasi sangat penting untuk dilakukan sebagai alat ukur dan mekanisme kontrol kemajuan sekolah. Oleh karena itu, pembinaan harus terus dilakukan agar peningkatan kualitas pendidikan bisa tercapai secara optimal,” pungkas mantan koordinator pengawas sekolah yang sekarang menjadi ketua Komisi 1 DPRD tersebut. (Agus Lithanta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright ©2021 Dikbud Kota Probolinggo | Newsphere by AF themes.