15 June 2021

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo

Jl. Basuki Rahmad No. 20 A Probolinggo Jawa Timur

“ZERO TITIPAN” Semangat Perubahan PPDB Kota Probolinggo

3 min read

MAYANGAN – Pagi ini sedikit berbeda dengan biasanya, Dinas Pendidikan Kota Probolinggo sedang bersiap-siap menyambut  kedatangan Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. Beliau datang untuk menghadiri acara  Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) guna memberikan pembinaan sekaligus menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas.  Walikota Probolinggo memang sangat intens mengawal visi misi yang telah disampaikan pada saat menjadi Walikota Probolinggo.  Dua bidang program yang diprioritaskan, yaitu pendidikan dan kesehatan. Keseriusan ini ditunjukkan dengan kehadiran beliau untuk bertemu langsung dengan seluruh kepala sekolah SD Negeri dan SMP Negeri Kota Probolinggo, 8 April 2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini antara lain ; 1. Mewujudkan pemerataan akses, kualitas, kesempatan dalam memperoleh layanan pendidikan di Kota Probolinggo. 2. Terlaksananya penerimaan peserta didik (PPDB) Kota Probolinggo tahun 2021 yang transparan, tidak diskriminatif dan akuntabel. 3. Tersampaikannya kebijakan Walikota Probolinggo tentang pedoman Penerimaan Peserta Didik Baru (ppdb) Kota Probolinggo tahun 2021. 4. Komitmen dalam mengimplementasikan Pakta Integritas dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik (PPDB) Kota Probolinggo tahun 2021.

“Yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya pada sosialisasi PPDB tahun ini adalah ditandatanganinya Pakta Integritas oleh seluruh panitia PPDB dan seluruh Kepala Sekolah SD Negeri dan SMP Negeri Kota Probolinggo. Harapannya pelaksanaan PPDB berlangsung bersih dan jujur serta zero titipan. Ini semua juga atas petunjuk dari Walikota Probolinggo,”terang  Maskur yang sudah memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selama 4 tahun.

Dalam sambutannya Walikota Probolinggo berharap pada  PPDB untuk tahun ajaran 2021/2022 para kepala sekolah tidak lagi terbebani oleh intervensi dari pihak mana pun. Beliau juga mencontohkan bahwa putranya sendiri mendaftar pada sekolah yang terdekat dengan rumah Dinas Walikota, yaitu di SMPN 2.

“PPDB tahun ini tidak boleh ada lagi toleransi intervensi. Harus zero titipan. Jika ada yang mengintervensi untuk masuk sekolah tertentu sampaikan untuk minta rekomendasi Walikota. Pasti tidak akan saya rekomendasi. Biasanya kalau mendekati PPDB begini sudah mulai ada migrasi seperti pindah Kartu Keluarga (KK).” Seloroh Walikota disambut tawa oleh hadirin.

“Ke depan dunia pendidikan harus berjalan sesuai aturan dan koridor. Kepala sekolah dan guru-guru harus bisa menjalankan tugasnya dengan tenang tanpa ada beban sedikitpun. Kemajuan pendidikan harus merata. Sekarang sekolah pinggiran  sudah ada yang menggeliat menunjukkan kemajuannya.” Jelasnya.

Dalam kesempatan ini Walikota juga menyampaikan angin segar  akan menaikkan honor GTT dan PTT. Beliau sebenarnya juga berkeinginan untuk menaikkan honor sesuai UMR. Namun semua itu tidak bisa sekaligus. Semua harus direncanakan bertahap dan menyesuaikan kemampuan Pemerintah Kota Probolinggo.

”Yang penting tahun ini sudah ada perhatian pemerintah untuk menaikkan honor GTT/PTT,” terang orang nomor satu di Kota Probolinggo ini.

Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan dana BOSDA yang diberikan oleh Pemerintah Kota dapat berdampak positif terhadap penyelenggaraan dan pembiayaan pendidikan. Tahun 2019 sudah dideklarasikan pendidikan gratis bagi sekolah negeri dan pendidikan murah berkualitas bagi sekolah swasta.

“Jika sekolah swasta masih ada biaya tambahan pada wali murid dan itu masih dirasa mahal lebih baik BOSDA ditarik. Biarkan sekolah swasta tersebut untuk memilih mandiri.”harapnya

Sementara itu Ketua Panitia PPDB yang juga Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Siti Romlah menyatakan bahwa seluruh panitia siap untuk menandatangani  Pakta Integritas dan siap melaksanakan apa yang tertuang pada Pakta Integritas pelaksanaan PPDB.

Kepala Sekolah SMP 10 didapuk untuk membacakan pakta Integritas sebelum ditandatangani oleh seluruh panitia dan kepala sekolah. Adapun isi Pakta Integritas itu antara lain; 1.Akan Melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sesuai Peraturan Walikota Probolinggo Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pedoman PPDB pada TK, SD dan SMP Tahun Pelajaran 2021/2022 Kota Probolinggo. 2. Akan Melaksanakan PPDB dengan asas objektif, transparan, akuntabel, dan tidak diskriminatif. 3. Tidak melakukan kecurangan dalam pelaksanaan PPDB dengan memanipulasi data calon peserta didik. 4. Apabila di kemudian hari terbukti pernyataan kami tersebut tidak ditepati, maka kami bersedia dikenakan sanksi menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hadir pula dalam kesempatan itu Eko Wahyono, Ketua Dewan Pendidikan Kota Probolinggo. Eko berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan dan terus memperbaiki sistem pendidikan menuju ke arah yang lebih baik.

“Kalau Walikotanya seperti ini insyaallah pendidikan ke depan akan lebih baik lagi dan lebih merata kualitasnya,”jelas Eko yang juga Dosen di Universitas Panca Marga. (Agus Lithanta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright ©2021 Dikbud Kota Probolinggo | Newsphere by AF themes.